Categories
Barista

Jadi kamu mau belajar mencicipi kopi?

Sedikit tips bagi kalian yang penasaran dalam mencicipi kopi. Tidak sulit, namun tidak mudah juga. Are you ready?

Saya jamin banyak dari kalian yang tertarik dengan kopi karena rasa yang didapat ketika mencicipi kopi, khususnya kopi spesialti. Melihat warna-warni seperti pelangi dan rasa-rasa yang tertera di flavor wheel yang diterbitkan oleh Specialty Coffee Association pasti akan membuat orang kepincut dan penasaran. Apakah benar rasa-rasa seperti peach, apricot, jasmine, grape, dan kawan-kawan ada di dalam secangkir kopi? Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa saya tidak pernah mendapatkan rasa-rasa unik seperti itu di kopi saya? Jawabannya adalah karena indera perasa dan penciuman kamu perlu dilatih lagi.

Saya akan berbagi tips sederhana bagaimana kamu bisa melatih indera perasa dan penciuman agar kamu bisa menikmati kopi spesialti yang akan kamu minum selanjutnya. Dimulai dari hal kecil sehari-hari: kurangi atau bahkan hentikan menambahkan perasa ke dalam makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi sehari-hari.

Apakah kamu memiliki kebiasaan menambahkan sambal, saus tomat, garam, lada, cuka, dll ke makanan? Menambahkan gula ke dalam minuman? Coba untuk menghentikan kebiasaan ini dan mulai mencoba untuk mengkonsumsi makanan dan minuman tersebut apa adanya. Perhatikan rasa manis, asin, asam, pahit, dan umami yang ada. Perhatikan juga teksturnya: lembek, keras, kenyal, kasar, halus, encer, pekat. Sambil kamu mengkonsumsi, sambil kamu mulai mencoba untuk belajar memberikan catatan di dalam otak kamu akan apa yang kamu rasakan.

Begitu juga dengan indera penciuman. Indera yang selalu menjadi minoritas ini, sangat penting dalam merasakan. Tanpa indera penciuman, kita tidak bisa merasakan apa-apa di dalam mulut kita. Jadi mulailah untuk melatih indera penciumanmu dengan cara lebih sadar diri (aware) akan aroma yang ada di sekitarmu. Apakah ada aroma bunga? Aroma rokok (cengkeh/clove)? Aroma sampah dibakar? Aroma rumput? Rekamlah apa yang kamu cium di dalam otakmu.

Mudah bukan? Terkesan mudah namun cara ini membutuhkan proses, waktu, dan ketekunan. Tidak ada hal yang instan. Saya sendiri pun pernah menghentikan menambahkan sambal ke makanan saya selama setahun, walaupun saya suka sekali makanan pedas sejak kecil. Saya lakukan karena saya ingin belajar lebih mengenai kopi. Sekarang saya mulai menambahkan sambal lagi ke makanan saya, tapi saya menjadi terbiasa untuk mencicipi terlebih dahulu makanan saya sebelum diberi tambahan, malah saya juga jadi mencicipi sambalnya sendiri.

Saya harap tips ini membantu dan bisa diaplikasikan sehari-hari. Tips ini adalah awal dari pembahasan mengenai merasakan kopi dan akan saya bahas di blog-blog selanjutnya. Good luck & have fun!

2 replies on “Jadi kamu mau belajar mencicipi kopi?”

Leave a reply to Sylvia Feransia Cancel reply