Dua menu minuman di kafe pada umumnya. Sesama kopi susu, namun apakah sama? atau malah berbeda?
Judul yang sangat simple, namun entah kenapa saya merasa sepertinya akan menjadi pembahasan yang sangat panjang. Dari awal saya memang berencana untuk menulis blog saya ini sebagai bacaan ringan. Oleh karena itu saya akan membagi topik ini menjadi 3 bagian.
Bagian pertama saya akan mencoba memberikan pengalaman saya dengan kedua minuman ini selama saya berkecimpung di dunia kebaristaan dengan 3 kafe yang berbeda.
Bagian kedua, saya akan mencoba untuk menjelaskan apa definisi dari kedua minuman ini berdasarkan sumber informasi dari beberapa buku kopi yang penulisnya juga kredibel (coffee professional) dan juga berdasarkan mbah gugel sebagai sumber informasi bagi semua khalayak. Lalu saya akan membandingkannya dengan survey kecil yang sudah lakukan di instagram sebelumnya, di mana jawabannya berasal dari campuran antara sisi pandang pelanggan dan juga barista.
Bagian ketiga akan berisikan tentang konklusi topik ini berdasarkan pembahasan dari bagian pertama dan kedua. Dan mungkin mencari relevansi atau aplikasinya dengan daily cafe life di saat ini, baik dari sisi barista maupun dari sisi pelanggan. Mari kita mulai bagian pertama.
3 replies on “Cappuccino vs Flat White (part 1)”
Tipis bedanya yaa… Pantes banyak yg sering salah paham… Flat white dibilang lebih “susu”
LikeLike
[…] akan mencari definisi dari kedua jenis minuman ini. Sesuai dengan rencana awal yang saya tulis di bagian pertama dari Cappuccino vs Flat White, saya akan menggunakan 3 buku kopi dengan penulis yang sudah dikenal di industri kopi […]
LikeLike
[…] resep cappuccino dari pengalaman saya selama bekerja di kafe dan juga deskripsi minuman tersebut menurut para penulis buku kopi adalah kopi susu dengan dengan […]
LikeLike