Categories
Barista Juri Kompetisi Kopi Kompetisi Kopi

Apa itu Juri Kompetisi Kopi?

Tulisan ini didedikasikan dalam rangka menuju Indonesia Coffee Event 2022 (ICE 2022)

Acara yang akan dimulai dengan Indonesia Barista Championship (IBC) dan Indonesia Brewers Cup Championship (IBrC) pada tanggal 26-29 Juli di JI Expo, DKI Jakarta oleh Asosiasi Kopi Spesialti Indonesia. Perlombaan ini adalah puncak dari segala perlombaan yang sekarang ini sudah menjamur di mana-mana, baik secara virtual atau offline, dan sistem throwdown ataupun dengan menggunakan Rules & Regulations World Coffee Events (WCE). Pemenang dari lomba ICE 2022 akan mewakili Indonesia di tingkat internasional dan memperebutkan title World Champion.

Dalam sebuah kompetisi kopi, khususnya yang menggunakan standar internasional yang berlaku dari WCE; selain kepanitiaan, tim produksi, media, dan juga peserta yang mengikuti lomba tersebut. juri kopi pun tidak kalah penting dibandingkan mereka semua ini. Tanpa ada yg bisa menilai kopi yang disajikan oleh para peserta, tentu tidak akan ada sebuah penilaian dan tentunya sebuah perlombaan. Merekalah yang bertanggung jawab akan memilih siapa yang bisa mewakili Indonesia di tingkat dunia. Tentu idealnya adalah dibutuhkan juri-juri yang kompeten dan terkalibrasi, sehingga dapat memberikan nilai yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelum kita memulai pembahasan lebih jauh lagi mengenai juri kompetisi kopi, alangkah baiknya jika kita melihat kembali apa yang ditulis dalam Rules & Regulations akan apa itu juri kompetisi kopi. Berikut adalah beberapa penjelasan yang dipetik dan diterjemahkan dari Rules & Regulation World Brewers Cup Championship 2019
mengenai apa itu juri kompetisi kopi yang dijabarkan dari tujuan, kompetensi yang dibutuhkan, dan juga tugas utamanya. Walaupun ditulis untuk kompetisi menyeduh, menurut saya apa yang tertulis dapat diaplikasikan untuk semua cabang kompetisi (Barista, Latte Art, Coffee in Good Spirits, & Coffee Roasting).

Tujuan Juri Kompetisi Kopi
a. Mendukung profesi barista.
b. Mempromosikan kopi spesial.
c. Mengevaluasi dengan netral, adil, dan konsisten.

Kompetensi yang diperlukan sebagai Juri Kompetisi Kopi
a. Untuk kompetisi nasional, akan lebih baik jika juri yang ikut serta sudah memiliki sertifikasi juri dari World Coffee Event (WCE).
b. Jika tidak memiliki sertifikasi, namun dapat mendemonstrasikan pengalaman yang signifikan dalam mengevaluasi kopi (penggunaan cupping form Specialty Coffee Association/Cup of Excellence) memungkinkan untuk dijadikan juri jika diperlukan.
c. Juri harus mengikuti WCE Judge Workshop atau pelatihan yang sesuai sebelum menjuri.

Tugas Utama Juri Kompetisi Kopi
Juri kompetisi kopi diharapkan untuk mendukung para peserta dengan cara:
a. Mengevaluasi dan memberikan skor dengan adil sesuai dengan Rules & Regulations, dan tanpa bias atau prasangka.
b. Menunjukan dukungan dengan cara memberikan respon dan engaged kepada peserta (cth.: tersenyum, memberikan kontak mata, menjawab pertanyaan peserta dengan secara antusias, dll. )
c. Menunjukan rasa hormat kepada peserta dan latar belakang budayanya.
d. Menulis komentar secara objektif dan dengan rasa hormat di scoresheet (kertas penilaian). Setelah usai kompetisi, peserta akan diberikan scoresheet-nya masing-masing.
e. Ikut serta dalam sesi debriefing (meninjau kembali scoresheet) yang diwajibkan dengan para peserta.

Dari seluruh poin-poin yang tertera di atas, saya pribadi dapat menarik kesimpulan bahwa, inti dari adanya juri kompetisi kopi adalah mendukung profesi barista kopi spesial. Dengan mengingat akan hal ini ketika kita melakukan penjurian, poin-poin yang lain pun akan mengikuti dengan sendirinya. Penjelasan lebih lanjut akan pendapat saya ini, akan saya tulis di blog selanjutnya.

Leave a comment